Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘bandung’

maafkan kawan bila kalian tidak mendapatkan apa-apa dariku, dan aku tak bermaksud untuk menipumu dengan segala jerat dan tipudaya. ini semacam kasidah akhir cerita cinta, dan ingin rasanya kunyanyikan sebuah lagu dari melly “usaikan kisahku, letih kuarungi hidup …”

lupakan kawan bila semua kata yang kususun seperti riak-riak gelombang tanpa arti, biarkan ia kembali ke laut lepas, lanjutkan perjalanan kisah dan kasihnya.

titik titik yang kulalui mengajakku menepi di titik nol …

maafkan aku kawan

dan lupakan .

Read Full Post »

kalimat “visit bandung 2008” saya dapatkan dari bung sumandj, yang mana beliau ini teman perjalanan dari kunjungan dua hari ke bandung. inilah kunjungan kedua saya di tahun 2008, dan merupakan kunjungan yang sangat ditunggu setelah saya tidak menjenguk kota kembang ini sejak tahun 2006. yah sejak saya sibuk dengan keluarga dan urusan bisnis di lampung.

long weekend kemaren emang jadi moment yang pas atas berkunjung dan menikmati indahnya Paris Van Djava, kesejukan, wisata kuliner, dan obyek wisata kotanya yang begitu mempesona dan menyihir para wisatawan domestik se nusantara. kota bandung yang heurin ku tangtung makin penuh sesak oleh mobil dan motor dari luar kota Bandung, jalanan disulap jadi parkiran para peselancar kuliner, warung makan dan resto berubah menjadi dapur umum para “pengungsi” yang sedang memanjakan pikir dan raganya.

kota bandung merupakan kota penuh cinta, yang bukan hanya menjadi inspirasi bagi para pecinta sejati, pembuat naskah film, penggiat sastra dan pencinta seni. kota bandung sepertinya telah menjadi surga bagi pengelana.

kreatifitas atau mati, mungkin itu slogan utama para pelaku bisnis dan warga bandung pada umumnya. dari mulai variasi penganan, fasilitas pelayanan, dan dekorasi tempat menjadi kreasi tersendiri bagi para pelaku tersebut.

ada banyak cerita cinta dari Bandung,ada banyak inspirasi dari kota kembang ini, ada banyak kenangan yang tak mudah hilang menyatu dengan keindahannya, ada jutaan ide yang menyebar dari kota yang mulai tua ini. namun tetap mempesona laksana bangunan tua yang terawat dan penuh makna.

visit bandung tak perlu di promosikan, bandung telah mempromosikan dirinya dengan kenangan, inspirasi, dan cinta!

lampung, dan kota – kota di indonesia yang sibuk dengan promosi diri, silahkan contoh bandung, tak perlu banyak seremoni, biarkan warganya kreatif, dan dukung dengan segala fasilitas publik yang maksimal, jadikan warga sebagai motor penggerak dalam menyedot pengunjung, berdayakan masyarakatnya dan jangan selalu diperdaya.

Read Full Post »

sebuah billboard yang terpasang membentang di sebuah jalan di Bandung, judul menarik tertulis dengan gambar poster sebuah film, “from bandung with love” demikian tertulis disana.

gw nggak sengaja ke Bandung, pas malam kamis seorang temen di milis lampung-say minta tolong jadi guide ke bekasi, kamis jam 10 dia akan interview di sebuah perusahaan farmasi di bilangan Cakung-Jakarta Timur.

sampe bekasi nyari penginapan ternyata nggak ketemu, apa karena gw nggak tau, atau emang rada langka? yang pasti gw nyari disekitaran km 24 jalan raya jakarta – bekasi. akhirnya gw numpang istirahat dan mandi di pos satpam (tumben yah satpamnya ramah).

abis temen gw interview, dia disuruh mama nya nginep di rumah sodaranya, dan gw nggak dapet tempat tidur. dari pada bingung nyari penginapan sampe botak, gw berinisiatif dolanan to Bandung sambil nyari tumpangan tidur.

berangkat jam 5 sore dari bekasi menggunakan si gesit irit berwarna merah gw, melaju dengan kecepatan 60 – 80 km/jam di jalan bagus, namun karena sepanjang jalan dari bekasi-karawang-purwakarta jalannya naudzubillahimindzalik, maka angka itu nyusut di bilangan 40 km – 20 km/jam.

sumpeh bo, itu jalanan dari bekasi ke karawang nggak ada bedanya dengan sawah dan rawa plus kolam tengah jalan. dan gw makin sebel dech sama Pemda Jawa Barat yang nggak bisa ngurusin masalah jalan, coba jalan tol yang ada bayarannya pasti cepet banget ngurusinnya, emang rakyat nggak bayar?terus pajak itu gmn?

dari purwakarta ke bandung masih nemuin jalan jelek, tapi nggak separah bekasi-karawang-purwakarta. minimalnya masih ada bentuk jalan yang datar namun tak serata jalan Tol. pas purwakarta abis-menjelang bandung, dapet dech jalanan berliku namun enak buat ngebut, dan tercapailah angka 70-80 km/jam.

di bandung

sampe padalarang jam 8an, gw kurang tau jam berapa tepatnya, istirahat bentar sambil konsultasi sama temen-temen gw di bandung, gw ada tumpangan nginep nggak? apa ada solusi lain?

pertama gw ngehubungi gadis nol km, dan dia menyarankan untuk menghubungi arie, kata arie “udah elo di penginapan ajah”, nah yang jadi masalah gw juga buta informasi penginapan di Bandung. konsultasi lagi sama gadis nol km, dia menyarankan istirahat di sebuah penginapan yang cukup strategis dan lumayan cocok untuk kocek pas-pasan.

terpilihlah wisma gelanggang pemuda (CMIIW, gw lupa namanya), sebuah penginapan milik seseorang di Bandung yang kemudian di beli oleh Pemkot Bandung (dan tentunya kita jangan berharap banyak kalo udah di miliki pemkot bakal jadi bagus).

harga cukup sesuai dengan lokasi yang strategis, pas pinggir BIP yang terkenal itu (dan masih terkenal sampai kini). namun, sayang beribu sayang, benar dugaan saya, kalo udah di kelola Pemkot pasti nggak bagus ngurusnya. bayangpun! masuk kamar gw kecapean langsung rebahan, iseung setel tepe yang bagus cuman TVone doang dan tetep rada rumeuk, chanel yang lain ilang???(atau jelek bangetttttttt)

belum cukup itu ajah, pas mau mandi, eh ternyata itu kamar mandi nggak ada lampu alias mati, wew!!!! duh Gusti, PemKot ngapain ajah?belum pas gw masuk bau kamper mayat kerasa banget lagi, oh my god!

tapi, berhubung gw dah capek banget, dan males komplan sana-sini, atau nyari tempat yang lain, yo wisss gw nerimo wae. (tapi tetep bakal gw bahas disini :P)

malamnya gw hubungi satu persatu kawan di Bandung, bikin janji sana sini untuk agenda jalan-jalan di bandung seharian. dan jadilah gw bakal ditemani 3 orang temen terbaik gw.

pagi yang cerah gw males mandi (uhhh dinginnya bo!), dan seorang teman berkacamata, berambut gondrong mirip sastrawan. dialah Wahyu heriyadi, seorang Sarjana Hukum yang bercita-cita menjadi penulis Novel dengan pengalaman karya puisi yang sudah terpublish di berbagai media cetak di tanah air. kami ngobrol banyak, ngaler ngidul sampe jam setengah sebelas. karena jam sebelas bakal kedatangan gadis cantik, maka gw mandi dalam keadaan kedinginan dan kegelapan.

jam 11 siang lewat dikit, satu lagi temen gw datang, ngobrol dikit dan kepotong waktu jum’atan. dia nunggu di BIP, gw ama wahyu shalat Jum’atan di aula penginapan.

siangnya gw makan di pujasera, dan abis itu jalan ke Paris Van Djava. sebuah Mall yang di desain mirip di eropa, ini menjadi mall kebanggaan baru masyarakat Bandung. tempatnya keren, dan tempat favourit ge tetep Toko Buku-nya, koleksinya lumayan keren-keren dan banyak buku yang tidak saya jumpai di Toko Buku sejenis di Lampung.

tiba-tiba selular saya berdering, posisi saat itu ada di foodcourt-nya Paris Van Djava. dan setelah di angkat, di ujung telepon seorang gadis memanggil-manggil dan bertanya lokasi kami nongkrong.

loh kok jadi saya, kan tadinya gw? maaf ini udah agak seru 😛

ternyata saya melihat si pemilik suara berada di pintu masuk, lalu saya panggil dengan lambaian tangan, … to be continue

bagaimana tentang from bandung with love nya?siapakah gadis nol km?mau tau lanjutannya? kunjungi terus blog ini ayo tuliskan cerita perjalananmu di indonesia, dalam rangka mendukung visit indonesia 2008.

Read Full Post »

Arum bandung

Suling nu ngahariring

Nyunggelik dina pipir wanci

Guligah hate tanpa rupa

Nyamuni pangrasa

Ngaharurung dina embun-embunan

Angin peuting

Balitungan jeung poek mongkleng

Wanci nu nyapih

Suwagri nu dipusti

Duh awaking

Tambelar kana rasa

Read Full Post »

Id Lib Dich

kata orang-orang mah aku cinta pada mu, mun cek si neng mah “abdi bogoh ka anjeun” (punteun ah abdi mah heunteu, :P).

wong malang bilang “aku tresno karo kowe”, jema Lapponk ngomong “nyak haga niku”. dan whatever lah apa kata mereka.

jadi maksudnya apa bah?

ah nggak ada maksud apa-apa, kebetulan saya lagi dengerin lagu-lagu PAS Band (duh sok kareuet ari ngadangu lagu akang-akang sekalian teh). terus kenapa? yah emang saya dari dulu ngepans bangeds sama group band papan atas from bandung ini. punya ciri sendiri, jago dalam olah kata dan emang enak di denger.

Read Full Post »