Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘lampung’ Category

menarik sekali hingar bingar menjelang pilkada diberbagai kota kali ini, apalagi kalau bukan hadirnya calon independen.

di Bandung sudah ada 2 calon dari jalur independen yang notabene seorang blogger, di padang anak sma berniat juga jadi calon walikota padang namun terganjal usia minimal.

aa noto sudah umbar janji sejak beberapa bulan yang lalu untuk meramaikan pesta demokrasi di Bandung, bahkan kini beliau telah memproklamirkan diri sebagai calon Walikota Bandung dari jalur independen.

AAA yang dosen ITB itupun mulai rajin posting tentang kota Bandung sebagai langkah nyata mempersiapkan diri dalam pencalonannya di ajang pilkada Kota Bandung. kini ia telah membuka posko dan membuat form dukungannya sebagai wakil walikota Bandung.

saya seperti menerima tantangan positif, apakah blogger layak ikut mencalonkan diri menjadi calon gubernur/wakil gubernur provinsi Lampung dari jalur Independen? menurut saya, saatnya Blogger unjuk gigi dan bersama melakukan karya nyata dalam proses demokrasi ini.

untuk itu, saya Abah Oryza aka Geri Sugiran Abdul Syukur yang saat ini mengelola komunitas Blogger Lampung, dan sudah 3 tahun ikut membantu mempromosikan wisata lampung melalui blog, juga aktif di bengkel jurnalisme dalam mewujudkan jurnalisme yang bermutu, menyatakan diri siap untuk maju menjadi gubernur/wakil gubernur provinsi Lampung.

1 – 2 hari kedepan saya akan mempersiapkan beberapa keperluan dalam penycalonan ini, sehingga saya sangat mengharapkan dukungan dan masukan dari berbagai pihak yang membaca blog ini dalam rangka pencalonan ini.

ingin mengetahui saya lebih jauh, silahkan baca di sini, atau japri langsung melalui email abah.oryza@gmail.com dan HP 081927982929. selain itu saya bisa dipanggil melalui YM dengan ID : wiji_tukul

up date :

bagaimana cara anda mendukung? silahkan unduh form pendafataran di sini

Read Full Post »

demikian disampaikan oleh beberapa blogger lampung, hal tersebut menngomentari optimisme pks lampung atas calonnya yang terinspirasi kemenangan pks jawa barat dan sumut.

apakah sama pks lampung, sumut dan jabar?

silahkan ceck di diskusi menariknya di seruit.com tentang otak-atik Zul-Yanto

Read Full Post »

Permohonan Maaf

dari Rusdanie <danie@mediaindonesia.co.id>

Ass. Shalaluddin,

Saya sebagai penanggung jawab mediaindonesia.com, mohon maaf kalau kutipan yang kami lakukan dari tulisan anda, anda tidak berkenan, kami tidak bermaksud tertentu/apa-apa hanya ingin mengangkat informasi wisata di daerah Lampung dalam rangka mendukung Visit Ind Year 2008. Untuk menindak lanjuti hal ini, tulisan yg telah kami muat, kami turunkan dan kami tidak publiskan kembali (dihapus), dan kami berjanji kedepan insyaallah akan memperhatikan masukan dari pihak blogger dan kami tidak akan menggunakan tulisan2 dari blogger tanpa mengutip sumbernya. Sekali lagi terimakasih atas masukkannya. Insyaallah

Wassalam WW

Rusdanie

www.mediaindonesia.com

News & Lifestyle

5812088 ext. 1120

Read Full Post »

setidaknya 2 tulisan dari yg dipublikasikan oleh media tanah air sebagai bagian dari media indonesia online ternyata hasil copy paste dari blog dan sebuah web milik unila. tulisan yang di copy pste seperti yg saya laporkan kemaren adalah tentang wisata lampung, sedangkan tulisan dari web unila yang di copy paste juga tanpa menyebutkan sumber adalah tentang kerjasama unila dengan lampung selatan.

coba perhatikan tulisan aselinya yg ada di web unila :

(Unila): Rektor Unila Prof.Dr.Ir.Sugeng P.Harianto,M.S dan Bupati Lampung Selatan H.Zulkifli Anwar mendandatangani nota kesepahaman sebagai payung hukum dalam jangka waktu untuk lima tahun ke depan, di Aula Ramu Helau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (21/1).

Bupati Lampung Selatan H.Zulkifli Anwar dalam sambutannya mengatakan harapannya terhadap Unila dalam kerjasama di berbagai bidang karena Unila sebagai pusat ilmunya di Lampung “Sebetulnya saya sudah lama menunggu Unila hampir delapan tahun menanti kerjasama antara Pemda dengan Unila. Karena Unila milik masyarakat Lampung,”kata Zulkifli.

Pada acara penandatanganan nota kesepahaman itu, dihadiri juga oleh Pembantu Rektor II Ir.Sulastri Ramli,M.P, Pembantu Rektor III Drs.M.Thoha B.Sampurna Jaya,M.S, Pembantu Rektor IV Ir.Anshori Djausal,M.T, Prof.Dr.Ir.Irwan Efendi, Dekan Fisip Drs.Hertanto,M.S, Dekan FE Toto Gunarto,S.E,M.S, Dekan FP Dr.Wan Abbas Zakaria,M.S ,Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Dr.dr.Efrida Warganegara,M.Kes,Sp.MK, Kepala Pusat Komputer Habibullah Djimad,S.E,M.Si dan Ketua BAAKPSI Damanhuri Warganegara,S.H

Kehadiran rombongan Unila ini, disambut seluruh muspida Lampung Selatan. Dalam acara pendandatanganan nota kesepahaman tersebut, Zulkifli sengaja mengundang Unila pada momen rapat koordinasi, mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris daerah, para kepala dinas dan camat di Lampung Selatan.

Rektor Unila Prof.Dr.Ir.Sugeng P.Harianto,M.S mengatakan dengan hadirnya Unila sebagai mitra kerjasama dengan pemda Lampung Selatan berharap meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di Wilayah Kabupaten Lampung Selatan. “Unila betul-betul ingin sabegai indikator universitas yang berlatar belakang budaya, kondisi sumber daya manusia dan alam di Provinsi Lampung,”kata Sugeng.

Unila, lanjut Sugeng, akan maju jika seluruh pemerintah daerah mendukung sepenuhnya. “Tapi, tidak mungkin Unila akan maju jika di antara pemerintah daerah ada gap (terpisah,red) dengan provinsi Lampung, baik gubernur dengan para walikota dan bupatinya.

Kemudian, Pembantu Rektor IV Ir.Anshori Djausal,M.T memaparkan kerjasama kepada Bupati serta muspida Lampung Selatan yang bertajuk “Penguatan Peran Unila dalam Pembangunan Daerah Menuju Peningkatan Daya Saing Bangsa.”

Di akhir acara tersebut ditandatanganinya nota kesepahaman antara Rektor Unila Prof.Dr.Ir.Sugeng P.Harianto dengan Bupati Lampung Selatan H.Zulkifli Anwar dan tukar cenderamata. [erik/andhi]

dan ini hasil copy paste MI tanah air :

(Unila): Rektor Unila Prof.Dr.Ir.Sugeng P.Harianto,M.S dan Bupati Lampung Selatan H.Zulkifli Anwar mendandatangani nota kesepahaman sebagai payung hukum dalam jangka waktu untuk lima tahun ke depan, di Aula Ramu Helau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (21/1).

Bupati Lampung Selatan H.Zulkifli Anwar dalam sambutannya mengharapkan Unila dalam kerjasama di berbagai bidang dikarenakan Unila sebagai pusat ilmunya di Lampung. Unila merupakan mitra dengan pemda Lampung Selatan, sehingga diupayakan agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di Wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Pada acara penandatanganan nota kesepahaman itu, dihadiri juga oleh Pembantu Rektor II Ir.Sulastri Ramli,M.P, Pembantu Rektor III Drs.M.Thoha B.Sampurna Jaya,M.S, Pembantu Rektor IV Ir.Anshori Djausal,M.T, Prof.Dr.Ir.Irwan Efendi, Dekan Fisip Drs.Hertanto,M.S, Dekan FE Toto Gunarto,S.E,M.S, Dekan FP Dr.Wan Abbas Zakaria,M.S ,Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Dr.dr.Efrida Warganegara,M.Kes,Sp.MK, Kepala Pusat Komputer Habibullah Djimad,S.E,M.Si dan Ketua BAAKPSI Damanhuri Warganegara,S.H

Kehadiran rombongan Unila ini, disambut seluruh muspida Lampung Selatan. Dalam acara pendandatanganan nota kesepahaman tersebut, Zulkifli sengaja mengundang Unila pada momen rapat koordinasi, mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris daerah, para kepala dinas dan camat di Lampung Selatan.

Di akhir acara tersebut ditandatanganinya nota kesepahaman antara Rektor Unila Prof.Dr.Ir.Sugeng P.Harianto dengan Bupati Lampung Selatan H.Zulkifli Anwar dan tukar cenderamata. (rmb/mi/dari berbagai sumber).

Dari berbagai sumber? ah itu kan tulisan blogger eriek yang hasil karya jurnalistik juga kan, bahkan fotonya juga?

saya curiga tulisan MI di Media indonesia tanah air itu hasil copy paste, siapa bisa membuktikan?

Read Full Post »

ini membuat saya termenung, kok bisa sih se kaliber media indonesia melakukan copy paste tanpa menyebutkan sumber sama sekali?

asalnya saya kaget dan salut sama sebuah media baru yang dikelola oleh media indonesia (domain induknya) hadir dengan mengangkat lokalitas lampung, namun ketika saya baca beberapa tulisannya kok ada tulisan saya setahun yang lalu di blog wisata lampung.

terus saya baca -baca, eh itu tulisan ternyata di potong sebagian dan di publish dengan keterangan dari berbagai sumber. yg saya bingung, kalo itu tulisan murni media indonesia dan ngambil sumber dari blog gw, kenapa nggak nggak menggunakan bahasa sendiri dan tidak copy paste dan potong sembarangan kayak gini. saya jadi inget tulisan tika yang pernah di copy paste oleh seorang blogger yang katanya beraliran salaf?, tapi itu mah level blogger dan emang dia nggak profesional, tapi ini media indonesia yang punya media group dengan pemilik Surya Paloh?

berikut saya copy paste tulisan asli saya di blog wisata lampung :

Optimisme warga kota Bandar lampung akan kemajuan kota khususnya bidang pariwisata, terkuak dalam Serasehan Pengembangan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam pada malam minggu tanggal 10 Juni 2006 yang di fasilitasi oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) di komplek wisata alam Batu Putu, Tanjung Karang Barat Kota Bandar lampung.

Sebagaimana dikemukakan oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post Ade Alawi pada acara Serasehan tersebut, Batu Patu memiliki potensi yang belum dimaksimalkan seperti daerah-daerah lain yang sudah lama berkembang dalam hal wisata alamnya. Batu Raden, Kawasan Dago, kawasan Danau Maninjau merupakan daerah yang bias dijadikan contoh dalam hal pengelolaan wisata alam di Indonesia. Bahkan, Batu Putu memiliki keunggulan yang khas dibanding wilayah-wilayah yang dikemukakan diatas seperti pemandangan dari atas areal wisata yang dapat melihat suasana pantai Teluk Lampung, Kota Bandar Lampung, hamparan hijau areal pertanian rakyat dan perbukitan hijau disekitarnya.

Kawasan Batu Putu memang memiliki kelebihan tersendiri, selain potensi yang bisa diberdayakan oleh warga masyarakat sekitar. Suasana perkampungan yang sejuk dan tenang bisa dijadikan alternatif untuk pelepas kepenatan di akhir pekan. Tidak jauh dari kota Tanjung Karang menuju kawasan wisata alam tersebut cukup menempuh waktu ½ jam perjalanan.

Perjalanan melalui jalan aspal yang berkelok-kelok bak melintasi kawasan puncak namun lebih sepi, disepanjang jalan pohon-pohon pisang, manggis, duren berderet menjadi pemandangan yang nyaman. Namun diakui bahwa menikmati kawasan ini lebih asyik ketika saat menjelang senja turun, bahkan untuk bermalam merupakan pilihan yang tepat bagi pengunjung yang ingin menikmati malam indah di puncak Batu Putu.

Pemandangan di malam hari sungguh sangat menyejukan mata, apalagi kita bisa melihat terangnya kota bandar lampung di malam hari. Teluk Lampung pun memiliki keindahan tersendiri jika dilihat dari puncak Batu Putu, kelap-kelip lampu perahu nelayan beserta aktivitasnya menjadi hal yang mengasyikan untuk dinikmati. Hamparan hijau perbukitan tak kalah menarik untuk dinikmati, bersama sepotong singkong bakar dan secangkir kopi terasa nikmat sambil bercengkrama dengan dinginnya malam.

Areal batu Putu pun cocok untuk dijadikan tempat out bond bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin berlibur. Selain kawasannya yang aman, tempatnyapun mudah dijangkau. Sebagain areal wisata pun telah dikelola oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) yang berkerjasama dengan warga masyarakat sekitar yang ikut meramaikan kawasan dengan jajanan khas wisata alam seperti kopi, goreng-gorengan, rokok dan lain-lain. Sarana Penerangan yang telah masuk kawasan ini menjadi penambah daya tarik Batu Putu.

Beberapa hal yang perlu disiapkan untuk menjadikan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam yang bisa disejajarkan dengan kawasan Dago di Bandung. Penerangan jalan yang memadai sehingga sepanjang jalan menuju puncak Batu Putu tidak terkesan menyeramkan. Adanya warung-warung kecil milik penduduk sekitar di sepanjang jalan menuju kawasan tersebut bisa membuat pengunjung betah berlama-lama di kawasan tersebut, dan bisa dijadikan sarana pemasaran hasil pertanian rakyat seperti buah manggis, duren, pisang singkong dan sebagainya.

Untuk menjadikan kawasan Batu Putu sebagai pilihan utama para wisatawan khususnya wisatawan domestik, diperlukan promosi untuk memperkenalkannya. Promosi bisa dilakukan baik itu melalui media massa, media televisi, leaflet-leaflet bahkan jika diperlukan dibuat sebuah newsletter khusus yang memuat tempat-tempat wisata dan pendukungnya seperti pasilitas umum dan hotel. Newsletter ini bisa dibagikan secara gratis bagi para penumpang kapal peri, pesawat terbang dan bis-bis travel yang menuju provinsi Lampung sehingga bisa mampir dan menikmati yang akhirnya bisa betah berada di Kota Bandar Lampung

Di usianya yang ke-324 pada bulan Juni 2006 yang lalu, selayaknya Kota Bandar Lampung meningkatkan daya saingnya khususnya di bidang pariwisata, sehingga mampu sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Warga kota tidak perlu menunggu instruksi maupun rangsangan dari pihak Pemda, karena ketika potensi itu ada maka kesempatan bukan lagi untuk dijadikan wacana tapi untuk segera dijalankan baik dengan ataupun tanpa keterlibatan pemerintah. Warga masyarakat sekitar kawasan berserta pihak-pihak yang memiliki kepedulian akan pengembangan kawasan wisata alam Lampung khususnya Kota Bandar Lampung bahu membahu untuk mewujudkan kawasan wisata alam yang berdaya saing tinggi dan dijadikan pilihan utama untuk melepas penat di akhir pekan.

dari tulisan itu sengaja saya coret yg di potong oleh media indonesia, sumber tulisan itu saya tidak tau apa ngambil dari blog wisata lampunggech.blogspot.com apa dari blog pribadi saya di abahoryza.blogspot.com

dan coba bandingkan dengan tulisan di media tanah air milik media indonesia :

Kota Bandar lampung cukup maju dalam bidang pariwisata, terkuak dalam Serasehan Pengembangan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam pada malam minggu tanggal 10 Juni 2006 yang di fasilitasi oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) di komplek wisata alam Batu Putu, Tanjung Karang Barat Kota Bandar lampung.

Batu Patu memiliki potensi yang belum dimaksimalkan seperti daerah-daerah lain yang sudah lama berkembang dalam hal wisata alamnya. Batu Raden, Kawasan Dago, kawasan Danau Maninjau merupakan daerah yang bias dijadikan contoh dalam hal pengelolaan wisata alam di Indonesia. Bahkan, Batu Putu memiliki keunggulan yang khas dibanding wilayah-wilayah yang dikemukakan diatas seperti pemandangan dari atas areal wisata yang dapat melihat suasana pantai Teluk Lampung, Kota Bandar Lampung, hamparan hijau areal pertanian rakyat dan perbukitan hijau disekitarnya.

Kawasan Batu Putu memang memiliki kelebihan tersendiri, selain potensi yang bisa diberdayakan oleh warga masyarakat sekitar. Suasana perkampungan yang sejuk dan tenang bisa dijadikan alternatif untuk pelepas kepenatan di akhir pekan. Tidak jauh dari kota Tanjung Karang menuju kawasan wisata alam tersebut cukup menempuh waktu 1 ½ jam perjalanan.

Areal batu Putu pun cocok untuk dijadikan tempat out bond bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin berlibur. Selain kawasannya yang aman, tempatnyapun mudah dijangkau. Sebagain areal wisata pun telah dikelola oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) yang berkerjasama dengan warga masyarakat sekitar yang ikut meramaikan kawasan dengan jajanan khas wisata alam seperti kopi, goreng-gorengan, rokok dan lain-lain. Sarana Penerangan yang telah masuk kawasan ini menjadi penambah daya tarik Batu Putu.

Untuk menjadikan kawasan Batu Putu sebagai pilihan utama para wisatawan domestik dan mancanegara, diperlukan promosi untuk memperkenalkannya. Promosi bisa dilakukan baik itu melalui media massa, media televisi, leaflet-leaflet bahkan jika diperlukan dibuat sebuah newsletter khusus yang memuat tempat-tempat wisata dan pendukungnya seperti pasilitas umum dan hotel. Newsletter ini bisa dibagikan secara gratis bagi para penumpang kapal peri, pesawat terbang dan bis-bis travel yang menuju provinsi Lampung sehingga bisa mampir dan menikmati yang akhirnya bisa betah berada di Kota Bandar Lampung

Di usianya yang ke-324 pada bulan Juni 2006 yang lalu, selayaknya Kota Bandar Lampung meningkatkan daya saingnya khususnya di bidang pariwisata, sehingga mampu sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Warga masyarakat sekitar kawasan berserta pihak-pihak yang memiliki kepedulian akan pengembangan kawasan wisata alam Lampung khususnya Kota Bandar Lampung bahu membahu untuk mewujudkan kawasan wisata alam yang berdaya saing tinggi dan dijadikan pilihan utama untuk melepas penat di akhir pekan.(rmb/mi/dari berbagai sumber)

ok, coba banding kan dengan yg dilakukan oleh sumber lain yg copy paste dengan mencantumkan sumber, coba ceck di wisata parlemen, kan jadi terlihat profesional dan saya ikut bangga dong, tapi, kalo model kayak gini? gimana dunk???

saya seneng ajah klo misalnya media tersebut jujur dan menyebutkan sumber aselinya, ataupun kalo dia bener2 dari berbagai sumber, saya juga legowo, tapi kalo seluruhnya adalah tulisan saya, dan tulisan iutu diakui tulisan dia yang diolah dari berbagai sumber? dan itu di sebuah media yang komersil?

saya tunggu dech konfirmasi pihak media indonesia di mail saya, atau langsung japri saya.

plis dech media indonesia???

up date : abis baca tulisan den demang tentang media mainstream kutip blog, kalo ngutip mah nggak masalah buat saya, tapi ini copas!!!

Read Full Post »

Setelah sukses dengan acara lomba proposal bisnis 10 juta, entrepreneur fair, dan kini Pojok BNI kembali mengadakan sebuah kegiatan yang diberi nama Marketing Games. menurut yang diberitakan oleh website unila, Kegiatan ini bertajuk “Be a Smart and Good Entrepreneur”.


Pada acara sebelumnya Pojok BNI disupport langsung oleh BNI 1946, seperti pada acara entrepreneur day dan lomba proposal bisnis 10 juta. kini, sepertinya Pojok BNI mulai menggandeng pihak sponsor. keberadaan sponsor ini kalo menurut saya sih kurang pas, apalagi kerjasamanya berupa produk yang akan dijual dalam materi kegiatan, kecuali si sponsor menjual produk pada saat kegiatan pameran dan lain-lain.

Marketing games ini cukup bagus untuk menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa unila, dan pojok BNI memang sangat konsen dibidang itu. namun yang kurang mengena adalah keterlibatan warga unila hanya sebatas objek dari suatu acara, tidak dimaksimalkan untuk mengangkat unila dan potensi besar warga unila.

Menurut saya ada baiknya Pojok BNI mengangkat produk-produk unila dalam materi-materi kegiatannya, walopun dari segi panitia dan peserta adalah warga unila. seperti yang saya amati , ternyata materi yang dilombakan pada marketing games yang di adakan mulai 13 April sampe 19 April 2008 ini adalah produk Sponsor yang tentunya lebih membuka pasar konsumen bagi sponsor. kenapa tidak menggunakan produk unila semacam herbalist yang di produksi oleh Unit Usaha THP unila, atau produk-produk yang buatan aseli warga unila, misal hasil praktek mahasiswa peternakan, sosial ekonomi pertanian, atau software hasil kreasi anak teknik dan mipa, dan lain sebagainya.

Masukan saya ini untuk meningkatkan nilai jual unila dan mendukung unila dalam menjual ke-pakaran-nya. intinya sih gimana caranya unila lebih terangkat dengan media pendukung Pojok BNI (dengan embel-embel unila).

Keterlibatan civitas akademika unila ini sangat penting mengingat niat baik BNI dengan adanya Pojok BNI ini seperti di beritakan kompas pada saat launching Pojok BNI Unila adalah pilot project pengembangan Pojok BNI dalam rangka menjadikan unila sebagai Incubator Usaha Kecil dan Menengah.

Satu lagi yang kurang mengena adalah uang registrasi yang harus dikeluarkan oleh peserta? duh hari gini masih ada uang registrasi? plis dong ah, kan udah di suppor abis ama BNI ditambah sponsor?kurang apa coba, bukanya biasanya kegiatan seperti ini gratis tis tis?

Oke dech ini sekedar ocehan kasih sayang dari warga kampus hijau unila ajah. maaf yah bila banyak protes, namanya juga pengamat, he he he

Read Full Post »

kalimat “visit bandung 2008” saya dapatkan dari bung sumandj, yang mana beliau ini teman perjalanan dari kunjungan dua hari ke bandung. inilah kunjungan kedua saya di tahun 2008, dan merupakan kunjungan yang sangat ditunggu setelah saya tidak menjenguk kota kembang ini sejak tahun 2006. yah sejak saya sibuk dengan keluarga dan urusan bisnis di lampung.

long weekend kemaren emang jadi moment yang pas atas berkunjung dan menikmati indahnya Paris Van Djava, kesejukan, wisata kuliner, dan obyek wisata kotanya yang begitu mempesona dan menyihir para wisatawan domestik se nusantara. kota bandung yang heurin ku tangtung makin penuh sesak oleh mobil dan motor dari luar kota Bandung, jalanan disulap jadi parkiran para peselancar kuliner, warung makan dan resto berubah menjadi dapur umum para “pengungsi” yang sedang memanjakan pikir dan raganya.

kota bandung merupakan kota penuh cinta, yang bukan hanya menjadi inspirasi bagi para pecinta sejati, pembuat naskah film, penggiat sastra dan pencinta seni. kota bandung sepertinya telah menjadi surga bagi pengelana.

kreatifitas atau mati, mungkin itu slogan utama para pelaku bisnis dan warga bandung pada umumnya. dari mulai variasi penganan, fasilitas pelayanan, dan dekorasi tempat menjadi kreasi tersendiri bagi para pelaku tersebut.

ada banyak cerita cinta dari Bandung,ada banyak inspirasi dari kota kembang ini, ada banyak kenangan yang tak mudah hilang menyatu dengan keindahannya, ada jutaan ide yang menyebar dari kota yang mulai tua ini. namun tetap mempesona laksana bangunan tua yang terawat dan penuh makna.

visit bandung tak perlu di promosikan, bandung telah mempromosikan dirinya dengan kenangan, inspirasi, dan cinta!

lampung, dan kota – kota di indonesia yang sibuk dengan promosi diri, silahkan contoh bandung, tak perlu banyak seremoni, biarkan warganya kreatif, dan dukung dengan segala fasilitas publik yang maksimal, jadikan warga sebagai motor penggerak dalam menyedot pengunjung, berdayakan masyarakatnya dan jangan selalu diperdaya.

Read Full Post »

indosuck, selkomtel dan kawan-kawan boleh saja perang tarif, bahkan mereka rela mengorbankan diri kenyamanan para pelanggan setianya untuk sebuah aktivitas bernama PROMOSI!

ngomong-ngomong yang gratisan, tidak selamanya bener-bener gratis, bahkan yang murah pun kadang kebanyakan dipermainkan oleh syarat dan ketentuan.

tentang warnet gratis?apakah masih varian hal-hal diatas?bisa iya bisa enggak.

warnet gratis ini sebenernya secara prinsip tetep ada syarat dan ketentuan yang berlaku, namun dasar gratisnya sangat syahih dan benar adanya. maaf ini hanya untuk warga lampung dan yang berkunjung ke lampung, silahkan sempatkan menjadi saksi di bulan april.

Read Full Post »

abis nonton film my boolywood bridge, terus my girl n I nya korean movie, terus online sambil ym-an.

diskusi dikit sama udo tentang blog dia yang dibahas di radio singapura yang cerita tentang blog bicara, acara bung jaf yang mantep punya tuh, abis itu cerita tentang AAC yang saya bahas serta novel – novel kang abik dibanding karya sastra lainnya, ah emang beda dunia kali yah.

terus ngobrol sama pak nico la_cyc , cerita tentang web komunitas dan ajakn untuk aktif maen sepeda. tapi saya sudah maen sepeda (motor) 😛 … iya sih saya pengen juga beli sepeda, tapi belum ada anggaran. masih untuk keprluan sehari-hari tuh.

terus ngomongin kerja, yah gitu lah, nyari recehan tiap hari, yang penitng halal dan sesuai hoby, terus ngomongin seruit sama farah (jadiiin yah marketing nya).

dan malam minggu pun kembali sepi dan nyanyian keyboard serta cahaya monitor yang begitu indah (apanya yang indah???)

dah ah mo laper dulu …

Read Full Post »