Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘blog jurnalisme’ Category

Beberapa hari yang lalu saya menerbitkan sebuah media online berbasis blog, media ini sengaja saya terbitkan untuk berbagi informasi yang digali dari wilayah Sukabumi. Wilayah ini relatif dekat dengan kota kota besar di Indonesia, namun informasi yang terangkat kurang terdokumentasi kecuali berita kecelakaan, TKI, Mistik dan beberapa berita-berita dengan kategori Bad News, wajar memang ketika jurnalisme di Indonesia masih menganut Bad News is Good News.

SukabumiToday.com Sebuah media yang diharapkan memfasilitasi rekan-rekan di Sukabumibaik itu dari siswa-siswa SLTP, SLTA bahkan Mahasiswa, juga Guru-guru dan dosen diharapkan bisa ikut berbagi informasi di dunia maya. Keinginan awal blog ini menggunakan bahasa Inggris agar bisa dinikmati oleh seluruh kalangan di Dunia, namun tidak menampik tulisan-tulisan berbahasa Indonesia bisa dipublish disini.

Penulis/blogger asal Sukabumi bisa ikut berbagi artikel berbahasa inggris maupun indonesia disini dengan syarat request jadi kontributor. Syarat Kontributor harus terdaftar di Google Acount sehingga bisa mengakses halaman admin untuk posting. Kontributor juga akan mendapat backlink dari blog ini dengan diberikan url blog pribadi disetiap posting yang di publish sehingga bisa meningkatkan trafict blog anda. (BumiBlogger)

 

Read Full Post »

Permohonan Maaf

dari Rusdanie <danie@mediaindonesia.co.id>

Ass. Shalaluddin,

Saya sebagai penanggung jawab mediaindonesia.com, mohon maaf kalau kutipan yang kami lakukan dari tulisan anda, anda tidak berkenan, kami tidak bermaksud tertentu/apa-apa hanya ingin mengangkat informasi wisata di daerah Lampung dalam rangka mendukung Visit Ind Year 2008. Untuk menindak lanjuti hal ini, tulisan yg telah kami muat, kami turunkan dan kami tidak publiskan kembali (dihapus), dan kami berjanji kedepan insyaallah akan memperhatikan masukan dari pihak blogger dan kami tidak akan menggunakan tulisan2 dari blogger tanpa mengutip sumbernya. Sekali lagi terimakasih atas masukkannya. Insyaallah

Wassalam WW

Rusdanie

www.mediaindonesia.com

News & Lifestyle

5812088 ext. 1120

Read Full Post »

ini membuat saya termenung, kok bisa sih se kaliber media indonesia melakukan copy paste tanpa menyebutkan sumber sama sekali?

asalnya saya kaget dan salut sama sebuah media baru yang dikelola oleh media indonesia (domain induknya) hadir dengan mengangkat lokalitas lampung, namun ketika saya baca beberapa tulisannya kok ada tulisan saya setahun yang lalu di blog wisata lampung.

terus saya baca -baca, eh itu tulisan ternyata di potong sebagian dan di publish dengan keterangan dari berbagai sumber. yg saya bingung, kalo itu tulisan murni media indonesia dan ngambil sumber dari blog gw, kenapa nggak nggak menggunakan bahasa sendiri dan tidak copy paste dan potong sembarangan kayak gini. saya jadi inget tulisan tika yang pernah di copy paste oleh seorang blogger yang katanya beraliran salaf?, tapi itu mah level blogger dan emang dia nggak profesional, tapi ini media indonesia yang punya media group dengan pemilik Surya Paloh?

berikut saya copy paste tulisan asli saya di blog wisata lampung :

Optimisme warga kota Bandar lampung akan kemajuan kota khususnya bidang pariwisata, terkuak dalam Serasehan Pengembangan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam pada malam minggu tanggal 10 Juni 2006 yang di fasilitasi oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) di komplek wisata alam Batu Putu, Tanjung Karang Barat Kota Bandar lampung.

Sebagaimana dikemukakan oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post Ade Alawi pada acara Serasehan tersebut, Batu Patu memiliki potensi yang belum dimaksimalkan seperti daerah-daerah lain yang sudah lama berkembang dalam hal wisata alamnya. Batu Raden, Kawasan Dago, kawasan Danau Maninjau merupakan daerah yang bias dijadikan contoh dalam hal pengelolaan wisata alam di Indonesia. Bahkan, Batu Putu memiliki keunggulan yang khas dibanding wilayah-wilayah yang dikemukakan diatas seperti pemandangan dari atas areal wisata yang dapat melihat suasana pantai Teluk Lampung, Kota Bandar Lampung, hamparan hijau areal pertanian rakyat dan perbukitan hijau disekitarnya.

Kawasan Batu Putu memang memiliki kelebihan tersendiri, selain potensi yang bisa diberdayakan oleh warga masyarakat sekitar. Suasana perkampungan yang sejuk dan tenang bisa dijadikan alternatif untuk pelepas kepenatan di akhir pekan. Tidak jauh dari kota Tanjung Karang menuju kawasan wisata alam tersebut cukup menempuh waktu ½ jam perjalanan.

Perjalanan melalui jalan aspal yang berkelok-kelok bak melintasi kawasan puncak namun lebih sepi, disepanjang jalan pohon-pohon pisang, manggis, duren berderet menjadi pemandangan yang nyaman. Namun diakui bahwa menikmati kawasan ini lebih asyik ketika saat menjelang senja turun, bahkan untuk bermalam merupakan pilihan yang tepat bagi pengunjung yang ingin menikmati malam indah di puncak Batu Putu.

Pemandangan di malam hari sungguh sangat menyejukan mata, apalagi kita bisa melihat terangnya kota bandar lampung di malam hari. Teluk Lampung pun memiliki keindahan tersendiri jika dilihat dari puncak Batu Putu, kelap-kelip lampu perahu nelayan beserta aktivitasnya menjadi hal yang mengasyikan untuk dinikmati. Hamparan hijau perbukitan tak kalah menarik untuk dinikmati, bersama sepotong singkong bakar dan secangkir kopi terasa nikmat sambil bercengkrama dengan dinginnya malam.

Areal batu Putu pun cocok untuk dijadikan tempat out bond bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin berlibur. Selain kawasannya yang aman, tempatnyapun mudah dijangkau. Sebagain areal wisata pun telah dikelola oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) yang berkerjasama dengan warga masyarakat sekitar yang ikut meramaikan kawasan dengan jajanan khas wisata alam seperti kopi, goreng-gorengan, rokok dan lain-lain. Sarana Penerangan yang telah masuk kawasan ini menjadi penambah daya tarik Batu Putu.

Beberapa hal yang perlu disiapkan untuk menjadikan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam yang bisa disejajarkan dengan kawasan Dago di Bandung. Penerangan jalan yang memadai sehingga sepanjang jalan menuju puncak Batu Putu tidak terkesan menyeramkan. Adanya warung-warung kecil milik penduduk sekitar di sepanjang jalan menuju kawasan tersebut bisa membuat pengunjung betah berlama-lama di kawasan tersebut, dan bisa dijadikan sarana pemasaran hasil pertanian rakyat seperti buah manggis, duren, pisang singkong dan sebagainya.

Untuk menjadikan kawasan Batu Putu sebagai pilihan utama para wisatawan khususnya wisatawan domestik, diperlukan promosi untuk memperkenalkannya. Promosi bisa dilakukan baik itu melalui media massa, media televisi, leaflet-leaflet bahkan jika diperlukan dibuat sebuah newsletter khusus yang memuat tempat-tempat wisata dan pendukungnya seperti pasilitas umum dan hotel. Newsletter ini bisa dibagikan secara gratis bagi para penumpang kapal peri, pesawat terbang dan bis-bis travel yang menuju provinsi Lampung sehingga bisa mampir dan menikmati yang akhirnya bisa betah berada di Kota Bandar Lampung

Di usianya yang ke-324 pada bulan Juni 2006 yang lalu, selayaknya Kota Bandar Lampung meningkatkan daya saingnya khususnya di bidang pariwisata, sehingga mampu sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Warga kota tidak perlu menunggu instruksi maupun rangsangan dari pihak Pemda, karena ketika potensi itu ada maka kesempatan bukan lagi untuk dijadikan wacana tapi untuk segera dijalankan baik dengan ataupun tanpa keterlibatan pemerintah. Warga masyarakat sekitar kawasan berserta pihak-pihak yang memiliki kepedulian akan pengembangan kawasan wisata alam Lampung khususnya Kota Bandar Lampung bahu membahu untuk mewujudkan kawasan wisata alam yang berdaya saing tinggi dan dijadikan pilihan utama untuk melepas penat di akhir pekan.

dari tulisan itu sengaja saya coret yg di potong oleh media indonesia, sumber tulisan itu saya tidak tau apa ngambil dari blog wisata lampunggech.blogspot.com apa dari blog pribadi saya di abahoryza.blogspot.com

dan coba bandingkan dengan tulisan di media tanah air milik media indonesia :

Kota Bandar lampung cukup maju dalam bidang pariwisata, terkuak dalam Serasehan Pengembangan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam pada malam minggu tanggal 10 Juni 2006 yang di fasilitasi oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) di komplek wisata alam Batu Putu, Tanjung Karang Barat Kota Bandar lampung.

Batu Patu memiliki potensi yang belum dimaksimalkan seperti daerah-daerah lain yang sudah lama berkembang dalam hal wisata alamnya. Batu Raden, Kawasan Dago, kawasan Danau Maninjau merupakan daerah yang bias dijadikan contoh dalam hal pengelolaan wisata alam di Indonesia. Bahkan, Batu Putu memiliki keunggulan yang khas dibanding wilayah-wilayah yang dikemukakan diatas seperti pemandangan dari atas areal wisata yang dapat melihat suasana pantai Teluk Lampung, Kota Bandar Lampung, hamparan hijau areal pertanian rakyat dan perbukitan hijau disekitarnya.

Kawasan Batu Putu memang memiliki kelebihan tersendiri, selain potensi yang bisa diberdayakan oleh warga masyarakat sekitar. Suasana perkampungan yang sejuk dan tenang bisa dijadikan alternatif untuk pelepas kepenatan di akhir pekan. Tidak jauh dari kota Tanjung Karang menuju kawasan wisata alam tersebut cukup menempuh waktu 1 ½ jam perjalanan.

Areal batu Putu pun cocok untuk dijadikan tempat out bond bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin berlibur. Selain kawasannya yang aman, tempatnyapun mudah dijangkau. Sebagain areal wisata pun telah dikelola oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) yang berkerjasama dengan warga masyarakat sekitar yang ikut meramaikan kawasan dengan jajanan khas wisata alam seperti kopi, goreng-gorengan, rokok dan lain-lain. Sarana Penerangan yang telah masuk kawasan ini menjadi penambah daya tarik Batu Putu.

Untuk menjadikan kawasan Batu Putu sebagai pilihan utama para wisatawan domestik dan mancanegara, diperlukan promosi untuk memperkenalkannya. Promosi bisa dilakukan baik itu melalui media massa, media televisi, leaflet-leaflet bahkan jika diperlukan dibuat sebuah newsletter khusus yang memuat tempat-tempat wisata dan pendukungnya seperti pasilitas umum dan hotel. Newsletter ini bisa dibagikan secara gratis bagi para penumpang kapal peri, pesawat terbang dan bis-bis travel yang menuju provinsi Lampung sehingga bisa mampir dan menikmati yang akhirnya bisa betah berada di Kota Bandar Lampung

Di usianya yang ke-324 pada bulan Juni 2006 yang lalu, selayaknya Kota Bandar Lampung meningkatkan daya saingnya khususnya di bidang pariwisata, sehingga mampu sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Warga masyarakat sekitar kawasan berserta pihak-pihak yang memiliki kepedulian akan pengembangan kawasan wisata alam Lampung khususnya Kota Bandar Lampung bahu membahu untuk mewujudkan kawasan wisata alam yang berdaya saing tinggi dan dijadikan pilihan utama untuk melepas penat di akhir pekan.(rmb/mi/dari berbagai sumber)

ok, coba banding kan dengan yg dilakukan oleh sumber lain yg copy paste dengan mencantumkan sumber, coba ceck di wisata parlemen, kan jadi terlihat profesional dan saya ikut bangga dong, tapi, kalo model kayak gini? gimana dunk???

saya seneng ajah klo misalnya media tersebut jujur dan menyebutkan sumber aselinya, ataupun kalo dia bener2 dari berbagai sumber, saya juga legowo, tapi kalo seluruhnya adalah tulisan saya, dan tulisan iutu diakui tulisan dia yang diolah dari berbagai sumber? dan itu di sebuah media yang komersil?

saya tunggu dech konfirmasi pihak media indonesia di mail saya, atau langsung japri saya.

plis dech media indonesia???

up date : abis baca tulisan den demang tentang media mainstream kutip blog, kalo ngutip mah nggak masalah buat saya, tapi ini copas!!!

Read Full Post »

By : Hermawan (Kontributor Tetap seruit.com)

Sejauh ini, reformasi tampaknya memang belum memberikan dampak positif bagi semua orang di Indonesia. Namun setidaknya reformasi telah menimbulkan efek positif bagi orang-orang yang telah sejak lama merindukan kemerdekaan intelektual. Mimpi akan kemerdekaan itu kemudian kian berbentuk nyata dengan penetrasi teknologi informasi (Information Technology) global, yang makin hari makin pesat saja kemajuan maupun perkembangannya di Republik Merah Putih ini. Sejumlah orang yang peka terhadap gejala perubahan social ini kemudian melihat ada banyak peluang untuk berkarya dan berusaha di dalamnya. Dan terbuktilah, hari ini kian banyak saja orang yang merambah dunia maya, terutama setelah munculnya satu aplikasi website yang sangat popular saat ini, “Blog”.

Blog merupakan salah satu kecanggihan IT yang teranyar dan terlaris saat ini, mencoba menawarkan setidaknya dua konsepnya yang paling menonjol, yaitu personal web, dan berlaku interaktif. Dua item penawaran inilah yang kemudian berhasil memikat hati para cyberman/cyberwoman untuk lebih intensif dan kreatif lagi berhelat di dunia maya. cyberman/cyberwoman baru pun bermunculan, menggunakan Blog sebagai media aspirasi dan ekspresi ide mereka. Bahkan tak sedikit kini generasi muda di Indonesia yang menjadikan Blog sebagai sumber finansial mereka. Praktis saja, Blog menjadi bisnis primer banyak orang yang amat menggiurkan, atau sekedar side job dengan nominal income justru melebihi main job-nya.

Tak terkecuali kami, segelintir orang yang sudah cukup lama melek IT, pasti juga terstimulus untuk memunculkan ide-ide kreatif dengan memanfaatkan serta mengembangkan media Blog tersebut. Maka tercetuslah, SERUIT MEDIA ONLINE. Sebuah media yang kami impikan mampu mengakomodir berbagai kebutuhan orang-rang akan beraneka warna informasi, maupun jasa-jasa layanan lainnya yang tentunya berbasis Information Technology. Tak muluk-muluk motivasi kami dengan SERUIT MEDIA ONLINE ini, hanyalah “DWILOGI AKTUALISASI”_Aktualisasi Kemerdekaan Intelektualitas, dan Aktualisasi Kemerdekaan Ekonomi.

SERUIT MEDIA ONLINE adalah yayasan media publishing online yang meliputi beraneka layanan, terutama informasi, konsultasi, pengembangan bisnis, dan sebagainya, yang berbasis pada IT terpopuler dewasa ini yakni BLOG. Di samping itu, untuk memperkuat jaringan, SERUIT MEDIA ONLINE yang berdiri sejak tahun 2008. Ini juga bergerak di tataran offline dengan menyelenggarakan berbagai even seperti workshop, training, seminar, exhibition, dan sebagainya. Physicly SERUIT MEDIA ONLINE berdomisili di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Indonesia. SERUIT MEDIA ONLINE sebagai media yang memiliki badan hukum Yayasan.

Read Full Post »

Seiring perjalanan waktu, arus informasi kian mudah untuk di dapat dan disebarkan. Begitupula teknologi yang menghantarkan informasi itu kian cepat perkembangannya.

Publik sebagai saluran terakhir dalam penyediaan informasi tentunya sangat di untungkan di masa ini.

Di lain pihak, banyak Perusahaan Media yang begitu gencar dalam hal penyediaan informasi, sehingga bisnis informasi menjadi hal yang sangat menggiurkan. Hal ini di akibatkan kebutuhan informasi hamper tiap hari, bahkan tiap detik publik membutuhkan informasi yangs selalu baru.

Industri media sebagai penyalur informasi untuk publik tentunya akan lebih mengutamakan aliran uang dari pada aliran informasi. Hal ini mengakibatkan arus informasi menjadi tidak independent, obyektif dan akurat.

Informasi yang didapat publik dari industri media lebih di dominasi kepentingan modal, sehingga ranah publik menjadi ternodai oleh permainan pemodal dan pemilik kapital.

Internet sebagai hasil perkembangan teknologi informasi sejak awal sudah memperlihatkan karakter independent dan cenderung bebas nilai. Sehingga dalam perkembangannya, internet menjadi media alternative dalam penyediaan informasi. Namun karena keterbatasan teknologi dan sumber daya, arus informasi pun belum bisa mengikuti perkembangannya.

Perkembangan internet sendiri mulai terlihat geliatnya sejak web 1.0 berkembang menjadi web 2.0. hasil dari perkembangan ini memiliki karakteristik yang sangat menguntungkan publik dan sangat mendukung social network yang cenderung free.

Blog sebagai salah satu produk web 2.0 selain friendster yang sudah lebih awal booming di dunia maya, ternyatar menjadi leader sejalan dengan perjalanan sejarah web 2.0, atau bisa dibilang menjadi produk andalan dari web 2.0.

Dulu orang yang melek internet dengan bangga memperkenalkan diri dengan tambahan informasi berupa alamat email, atau bahkan alamat web (kalau punya). Kemudian berkembang dengan tambahan informasi akun FS, IM, YM dan berbagai layanan social network lainnya.

Kini orang mulai dikenal dengan alamat blognya baik itu yang berbayar maupun numpang dilayanan gratisan. Sebut saja misalkan blog Budiputra.com yang dimiliki oleh salah satu Blogger professional yang menjadi CEO Asia Blogging Network, atau blog Andreasharsono.blogspot.com salah seorang yang mempopulerkan Jurnalisme Sastrawi di Indonesia, dan tak kalah menarik bloger lampung yang merantau di Kalimantan dengan blognya Udozkarzi.blogspot.com yang menyajikan informasi tentang pangkalan bun dengan menggunakan bahasa lampung.

Saat ini pribadi-pribadi pemilik weblog bukan lagi menjadikan blog sebagai jurnal harian, atau curhatan dan dokumen karya tulisnya. Para penulis blog sudah mulai menjadikan blog sebagai media informasi publik yang gratis dan independent, serta mungkin selanjutnya diharapkan menjadi media informasi yang cepat, tepat dan akurat.

Untuk menuju tersedianya informasi publik yang independent, cepat, akurat dan dapat dipercaya, tentunya harus sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalisme. Tentunya keadaan ini menjadi pekerjaan rumah bagi mereka yang peduli informasi publik hasil dari karya jurnalisme yang bermutu.

Pendidikan jurnalisme menjadi sangat penting untuk diketahui oleh publik. Sehingga ketika publik akan menyalurkan informasi terkini melalui blog, akan ditulis dengan teknik jurnalistik yang benar.

Citizen journalism yang diinginkan oleh berbagai pihak tentunya tidak sekedar isapan jempol belaka. Dengan perkembangan blog dan kualitas tulisan para penulisnya, dengan serta merta informasi publik akan mudah didapat dengan cepat, akurat dan dapat dipercaya.

Read Full Post »

blog jurnalisme

barusan saya jalan-jalan di blogosphere alias blogwalking. yang pasti lewat google.com lah saya banyak mencari. saya coba beberapa kata kunci seperti blog jurnalisme, adsense dan visit lampung 2009.

dari hasil pencarian itu saya kesasar ke blognya pelatihan blog jurnalistik yang diadakan oleh xl dan indo pos. di blog itu dijelaskan tentang kegiatan pelatihan blog jurnalistik untuk mahasiswa yang di lanjutkan dengan kontest blog untuk mahasiswa dengan hadiah total 100 juta. berita ini basbang memang, soalnya kegiatan pelatihannya dilaksanakan dari november sampe 1 desember 2007. tapi bagi alumni kegiatan, kontest lomba diselenggarkan pada bulan ini (tidak jelas sih tanggalnya).

saya jadi teringat aktivitas saya di bengkel jurnalisme. sejak tahun 2006 saya gabung di komunitas jurnalisme di lampung ini, saya banyak mendapat pencerahan mengenai jurnalisme dari mulai kaidah-kaidah jurnalistik sampe tata letak di media.

dalam proses belajar jurnalisme itu, saya juga sibuk dengan aktivitas ngeblog di internet. saya sebenarnya belum paham , apakah blog itu termasuk ranah jurnalisme atau tergantung blog nya. namun, dari hasil pencarian saya di mesin pencari didapatkan bahwa blog juga bisa dikategorikan sebagai hasil karya jurnalistik. malah menurut beberapa bloger dikatakan bahwa citizen jurnalism itu ada pada blog.

beberapa minggu yang lalu BEW pernah menyinggung hal tentang citizen jurnalism ini, dan saya cukup antusias dengan hal ini. sementara itu saya coba diskusi dengan beberapa jurnalis di lampung mengenai blog dan jurnalisme. hasilnya adalah secara prinsip blog tak ada masalah dari segi jurnalisme, asal tetep ikut pakem sembilan elemen jurnalistik.

kalo saya lihat dari aktivitas blognya beberapa kawan di asiabloging seperti budiputra, vavai dan lain lain, mereka saya lihat sudah menggunakan kaidah-kaidah itu dalam memberikan informasi daerahnya melalui blog. vavai misalnya dengan informasi-informasi mengenai kota bekasi, atau budiputra dengan artikel-artikel gadgetnya tetep dalam jalur jurnalistik.

jadi so what gitu loh dengan blog dan jurnalisme?

Gambar di comot dengan tanpa izin dari Kang JaF (aka izin lewat blog *kang rane izin yah*)

Read Full Post »